Metanarasi.com

Berbagi kisah untuk inspirasi

Category

Renungan Pribadi

Toleransi dan Nalar Pilihan Ganda

Sticky post

Saat kongkow bersama teman-teman Gusdurian Malang di kedai kopi Tjangkir 13, pada Rabu 9 September 2015 pukul 21.00 WIB tersemai sebuah kesimpulan bahwa pengalaman perdamaian dan daya cipta hidup toleransi tidak mungkin bisa disemai dengan baik jika anak-anak tidak dilatih… Continue Reading →

Melampaui Kurikulum, Keluar dari Bahaya Laten (2)

Guru hari ini harus segera menyadari bahaya laten ini. Bersegera sadar akan peran pentingnya sebagai ujung tombak perubahan pendidikan. Guru tidak boleh terlena dengan kegiatan administratif yang menurut saya tidak merangsang kreatifitas guru. Guru tidak boleh hanya berpangku pada kurikulum… Continue Reading →

Bahaya Laten Pendidikan; Suara Guru PAUD (1)

Beberapa hari ini saya terus berpikir dan mencoba merefleksi kembali tentang apa yang sesungguhnya terjadi dengan pendidikan di Indonesia. Begitu banyak sekali informasi tentang lemahnya sistem pendidikan, belum lagi persoalan carut-marut kurikulum serta banyaknya informasi tentang kekerasan yang dilakukan di… Continue Reading →

Dahsyatnya Energi Spiritual Ibu-Anak

Seorang ibu dari dua anak yang sudah menginjak dewasa, Suci Lestari, mengirim sebuah pesan panjang ke whatsapp saya, (mohammad mahpur, selaku pengelola web ini) sebuah cuplikan kisah sederhana mengenai kekuatan doa, meningkatkan disiplin sholat dan menambah berbuat baik pada sesama,… Continue Reading →

Memetakan Waktu Kreatif

Menjadi produktif di sela-sela rutinitas boleh jadi menjadi peluang emas bagi seseorang. Itu pun kalau seseorang berusaha untuk tidak hanya terpaku dan cukup melakukan pekerjaan rutinnya yang kadang menjenuhkan dan bahkan menjadikan kita seolah seperti mesin. Sebagian waktu kreatif hanya… Continue Reading →

Bermain Menerbangkan Batang Bunga Tebu

Sabtu, 13 Juni 2015, libur sekolah telah tiba. Anak-anak tentu senang. Tetapi banyak orang tua kadang bingung ketika melihat anak-anaknya mulai nganggur di rumah. Seakan merugi kalau anak-anak nganggur di rumah. Itu sih perasaan yang saya dengar dari beberapa orang… Continue Reading →

Komunikasi Jalan Tengah

Pengalaman menjabat adalah niscaya. Pengalaman itu hal baru bagi saya. Menantang dan dituntut tidak boleh reaktif. Meski godaannya kerap ingin saja berada di zona nyaman. Mengerjakan apa yang sudah menjadi tugas dan fungsi saya saja, selebihnya biarlah. Panggilan hati nurani… Continue Reading →

Jejak PMII, Mengenal Budi dan Pemihakan

Saya masuk PMII boleh dikata terlambat. Semester ketiga saya memutuskan mendaftar MAPABA. Pilihan itu merupakan ikhtiar panjang 1 tahun dalam krisis pengambilan keputusan. Ikut PMII atau HMI. Seolah ada bisikan malaikat, saya harus masuk PMII yang telah mengantarkan saya diterima… Continue Reading →

Mengapa Aku Tidak Mengajar dengan Sebuah Materi

Sudah pertemuan yang kali keempat saya memasuki kelas-kelas penelitian kualitatif dan psikologi sosial. Kelas kualitatif diperuntukkan bagi semester VI dan mata kuliah psikologi sosial untuk anak semester IV. Saya selalu gelisah ketika memasuki awal perkuliahan. Kegelisahan saya menyangkut bagaimana desain… Continue Reading →

© 2017 Metanarasi.com — Powered by WordPress

Theme by Anders NorenUp ↑